Widget Banner (homepage)

Widget Banner (homepage)

Featured Post

PELEPASAN SISWA SISWI KELAS IX SMPN 2 JATIKALEN TAHUN 2025

Tampilkan postingan dengan label Karya Tulis Siswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya Tulis Siswa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Mei 2024

CERITA PENDEK "IBU, ANGGAP AKU ADA"

 Ibu, Anggap Aku Ada


      Oleh : Khirania Genzika Maharani


      Pagi 5 Oktober 2009 pertama kali aku melihat indahnya dunia, serasa bahagia terlahir dari rahim ibuku. Mulai dari situlah awal mula cerita hidupku. Aku lahir dari pasangan orang tua yang memang tak sempurna dan tidak serba ada. Akan tetapi dari ketidaksempurnaan kedua orang tuaku mereka adalah simbol kebahagiaanku yang hakiki.

      

     Sebut saja namaku Bunga. Aku dibesarkan di sebuah kota besar di Jawa Timur karena memang ayahku berasal dari kota itu. Aku dan ibuku tinggal dari kecil sampai umur sembilan tahun di kota itu. Sebut saja kota itu, Surabaya. Ayahku memang bukan pegawai yang dibayar setiap bulan. Ayahku seorang pekerja serabutan. Ibuku hanya ibu rumah tangga biasa. Dulu waktu kecil aku tak pernah tahu kalau ayahku kerja serabutan. Kerjaan itu seperti apa,  tetapi ketika sekarang aku sudah besar aku baru tahu, seperti apa pekerjaan ayahku.


      Pada saat itu ada hal yang sampai membuat keluarga kecilku tercerai-berai. Ibuku berpisah dengan status yang tak tentu sedangkan aku harus dibawa pulang ke kampung ibuku di desa kecil pinggiran Kota Nganjuk. Dari situ kehidupan yang aku jalani mulai tak tentu arah karena dengan perpisahan kedua orang tuaku. Aku harus menumpang hidup ke sana ke mari tidak menetap kadang aku harus ikut nenekku yang sudah tua dan sakit-sakitan.


      Aku berusaha bahagia menerima keadaan yang ada. Aku berusaha tak menyalahkan siapa-siapa dan aku anggap ini adalah perjalananku. Selang berpisah dari ayahku memang ibuku  bekerja untuk menambah kebutuhan sehari-hariku tapi itu tidak bertahan lama. Ketika aku umur sebelas tahun ibuku menikah lagi tanpa status resmi dan memiliki 2 anak. Dari situ perlakuan ibu kandungku mulai berubah, sepertinya aku bukan anaknya. Dia sering menghajarku dan ngomong dengan kata kata yang seolah- olah aku bukan siapa-siapanya.


      Jangankan urusan biaya sekolah, kadang makan pun saya harus numpang ke teman-teman. Saya merasa bersyukur ketika masuk tahun  ajaran baru di SMPN 2 Jatikalen.  Saya mendapat seragam gratis tanpa dipungut biaya. Bertemu dengan bapak/ibu guru yang sangat ramah dan bijaksana serta teman-teman yang sering membantu saya tanpa memandang latar belakangku. Sampai keperluan sekolahku satu tahun dibantu oleh bapak dan ibu guru SMPN 2 Jatikalen. Kadang aku merasa “minder” dengan kekuranganku. Namun,  aku punya teman satu yang sangat menyemangatiku karena aku sempat putus asa untuk berhenti sekolah. Hal itu terjadi karena perlakuan ibuku yang tak pernah menganggap aku  ada.


       Mungkin ketika di sekolah itulah duniaku yang nyata karena di situlah aku merasa nyaman dan dianggap ada. Mereka semua menyanyangiku tanpa melihat kekuranganku. “Hanya satu pintaku ibu, “ Apapun keadaanku, aku terlahir dari rahimmu, anggap aku ada walaupun aku tak sebahagia teman-teman sebayaku. ”

Kamis, 02 Desember 2021

MENGGAPAI MIMPI

                    

                                                 Menggapai Mimpi

                                                                        Karya: Fitraharezqy VIIIA

  

        Hari demi hari kulalui

        Langkah demi langkah kujalani

        Tak peduli sebesar apa rintangan yang kuhadapi

        Aku akan tetap berusaha menggapai mimpi

 

         Setiap pagi kusiapkan diri

        Untuk menggali ilmu dan prestasi

        Lelah, sudah sering ku alami

        Tetapi hati kecil ini

        Mengajakku tuk berlari

        Berlari dan terus berlari...

        Sampai ku gapai mimpi

  

        Kuukir impian bersama harapan

        Doa tulus selalu ku panjatkan

        Semoga kelak di masa depan

        Mimpiku menjadi kenyataan

 

 

                                                                         Perning, 02 Desember 2021

KAKTUS

 

KAKTUS

 

                                                                                    Karya: Nadiva Nanda B. Kls 8B

 

            Wahai para sahabat dan handai taulan

Jangan jadi seperti layangan

Yang dapat putus kapan saja

Meski tidak sedang mengudara

Jadilah bagai tanaman kaktus

Yang bisa tumbuh dan bertahan

Meski tanpa setetes air pun

Miliki niat belajar yang kuat

Tanpa mengenal kata menyerah

Dengan menggenggam tekat yang bulat

Kita kan jadi orang yang bermartabat

 

 

 

                                                                        Jatikalen,    Desember 2021

 

UNTUKMU PAHLAWANKU

 

UNTUKMU PAHLAWANKU

 

                                                                                                Karya:  Galuh Surya Andini 8B

 

Seribu bunga kutaburkan di pusaramu

Kupanjatkan doa untukmu

Sebagai ungkapan terima kasihku

Untukmu wahai pahlawanku

 

Tak sebilah pedang di tangan

Serta sebatang bambu  dalam genggaman

Kau pun maju menerjang di garis depan

Dengan hati mulia kau rela berkorban

 

Wahai pahlawan negeriku

Berkat jasa dan pengorbananmu

Kulantunkan dengan sepenuh hatiku

Untaian rasa terima kasih untukmu

 

 

                                                                        Jatikalen,  penghujung November 2021

 

 

Rabu, 24 November 2021

MUDAHNYA MENGERJAKAN TUGAS MELALUI PADLET DALAM PJJ

 

MUDAHNYA MENGERJAKAN TUGAS MELALUI PADLET  

Oleh NADIVA NANDA B (Klas VIII B)

                Padlet adalah  adalah aplikasi yang paling tepat diilustrasikan sebagai papan tulis daring yang sangat cocok diguakan dalam pembelajaran jarak jauh atau daring.  Padlet dapat digunakan oleh siswa dan guru untuk mengirim catatan pada halaman yang sama. Catatan yang diposting oleh guru dan siswa dapat berisi tautan, video, gambar, dan file dokumen. Padlet juga dapat digunakan untuk mengerjakan dan mengumpulkan tugas siswa kepada guru, seperti  pengalaman saya dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas PAI yaitu membuat kliping tentang bahaya Narkoba.