Widget Banner (homepage)

Widget Banner (homepage)

Featured Post

PELEPASAN SISWA SISWI KELAS IX SMPN 2 JATIKALEN TAHUN 2025

Kamis, 25 November 2010

Artikel

Artikel


INSPIRASI  PENDIDIKAN  
UNTUK  ANAK-ANAK

Ini saya posting tulisannya Dorothy L. Nolte tentang pendidikan untuk anak-anak. Semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi anda semua :

*     Jika anak-anak hidup dengan kritikan, mereka belajar untuk mengutuk.
*     Jika anak-anak hidup dengan permusuhan, mereka belajar untuk melawan.
*     Jika anak-anak hidup dengan rasa takut, mereka belajar untuk menjadi memprihatinkan.
*     Jika anak-anak hidup dengan belas kasihan, mereka belajar untuk merasa menyesal sendiri.
*     Jika anak-anak hidup dengan olokan, mereka belajar untuk merasa malu.
*     Jika anak-anak hidup dengan kecemburuan, mereka belajar untuk merasa iri hati.
*     Jika anak-anak hidup dengan rasa malu, mereka belajar untuk merasa bersalah.
*     Jika anak-anak hidup dengan semangat, mereka belajar percaya diri.
*     Jika anak-anak hidup dengan toleransi, mereka belajar kesabaran.
*     Jika anak-anak hidup dengan pujian, mereka belajar apresiasi.
*     Jika anak-anak hidup dengan penerimaan, mereka belajar untuk cinta.
*     Jika anak-anak hidup dengan persetujuan, mereka belajar seperti itu sendiri.
*     Jika anak-anak hidup dengan pengakuan, mereka belajar bagus untuk memiliki tujuan.
*     Jika anak-anak hidup dengan berbagi, mereka belajar kedermawanan.
*     Jika anak-anak hidup dengan kejujuran, mereka belajar sebenarnya.
*     Jika anak-anak hidup dengan keadilan, mereka belajar keadilan.
*     Jika anak-anak hidup dengan baik-baik, mereka belajar menghargai.
*     Jika anak-anak hidup dengan keamanan, mereka belajar untuk memiliki iman dalam diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.
*     Jika anak-anak hidup dengan keramahan, mereka belajar di dunia adalah tempat yang bagus untuk hidup.

oleh Dorothy Law Nolte (1924 – 2005)


Disadur Pada : Mei 17, 2009 — BINTI  ARKUMI
SUMBER : 
http://makalahkumakalahmu.wordpress.com/category/makalah-filsafat-pendidikan/

Jumat, 12 November 2010

Artikel IPTEK

●●Gunung-gunung Sebenarnya Bergerak●●
(di sadur by Binti Arkumi,S.Pd.)

Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana
yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak.

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal
dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat
dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
kerjakan.” (Al Qur’an, 27:88)

Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka
berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat.
Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan
Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi
menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang
berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.

Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980,
yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener
dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh
tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang
dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.
Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang
masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua
raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan
India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika
Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana
dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.

Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada
permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun.
Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah
daratan dan lautan di Bumi. Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah
penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan
peristiwa ini sebagaimana berikut: Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan
ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan.
Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil.

Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak
pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua
telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan
tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi
secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih
lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn
and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah
telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan.
(Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan
mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of
Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)
Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta
ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan
dalam Al Qur’an.


SUMBER :
http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/gunung-gunung-sebenarnya-bergerak/

Selasa, 09 November 2010

Artikel

●●TAHUKAH ANDA....!!!!●●
(di sadur by Binti Arkumi, S.Pd.)


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi.
Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa
dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung
di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam
radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21
hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi
dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di
kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi
tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka
mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para
peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan
menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang
bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas
di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali
karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama,
lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh
sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita
di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah
dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di
dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada
tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga
mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata
surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad itu diturunkan
dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah
yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877) )


SUMBER :
http://www.facebook.com/?ref=home#!/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/tahukah-anda/422717966041

Ekstra Drumband

Partisipasi ekstra drumband dalam HUT ke-65 RI

Metode Pembelajaran Cooperatif Script

Metode Pembelajaran Cooperatif Script
(Dansere Cs..1985)

Skrip Kooperatif

Metode belajar di mana siswa bekerja kelompok (4 orang) bergantian secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari

Langkah-langkah :
1. Guru membagi siswa dalam kelompok
2. Guru memberikan wacana / materi kepada siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pendengar.
4. Pembicara membacakan ringkasannya.
Sementara pendengar :
a. menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap.
b. membantu / mengingat / menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi
sebelumnya atau dengan materi lainnya.
5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar, dan
sebaliknya,serta lakukan seperti di atas.
6. Kesimpulan siswa bersama-sama dengan guru.
7. Penutup